Selasa, 07 Januari 2014

GALERI KREDIT, MEDIA ONLINE PENGAJUAN KREDIT MENGGUNAKAN BI CHECKING DAN NON BI CHECKING:TEMPAT PENGAJUAN KREDIT TANPA AGUNAN & PAKE AGUNAN BPKB MOTOR, MOBIL, SHM/SHGB.



GALERI KREDIT, MEDIA ONLINE PENGAJUAN KREDIT MENGGUNAKAN BI CHECKING DAN NON BI CHECKING:TEMPAT PENGAJUAN KREDIT TANPA AGUNAN & PAKE AGUNAN BPKB MOTOR, MOBIL, SHM/SHGB.
(PELAYANAN KAMI HANYA JABODETABEKKA ONLY....)
Abduh: 02191359593/085692893853/087878732159 (Tlp/SMS), Jam Kerja:09.00-21.45 (Senin-Minggu)
http://www.galerikreditbankdannonbank.blogspot.com

Minggu, 05 Januari 2014

Pembuat Terorisme statistik Angka Kemiskinan.



Pembuat Terorisme statistik Angka Kemiskinan.

Don’t be terrorized by numbers, “The fact is that, despite its mathematical base, statistics is as much an art as it is a science,” (Darrell Huff, How to Lie with Statistics).

Badan Pusat Statistik mengumumkan jumlah penduduk miskin berkurang, dari 39,30 juta tahun 2006 menjadi 37,17 juta tahun 2007. Artinya, terjadi pengurangan 2,13 juta penduduk miskin atau 1 persen dari total penduduk Indonesia selama satu tahun.

Barangkali, angka 1 persen cukup kecil. Namun, jika dilihat secara absolut, penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 2,13 juta orang dalam satu tahun adalah angka besar, bahkan fantastik. Angka ini adalah dua kali lipat jumlah pengurangan penduduk miskin 2003-2005, yang rata-rata 1,1 juta orang (BPS, 2007). Angka itu juga jauh lebih tinggi dari jumlah pengurangan penduduk miskin rata-rata 833.000 per tahun selama periode liberalisasi ekonomi Orde Baru 1987-1996 (BPS 1992, 1998: Tabel 3.1). Maka, jika benar, keberhasilan ini patut disyukuri. Bahkan penurunan jumlah penduduk miskin ini bisa dikategorikan prestasi pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebatas angka

Sejauh ini keberhasilan itu bisa dikatakan keberhasilan dalam angka, bukan dalam fakta. Sebab, terlepas dari indahnya angka penurunan kemiskinan yang disampaikan, belum satu pun argumen yang memuaskan rasional ekonomi bisa menjelaskan mengapa angka kemiskinan bisa turun drastis. Tidak heran bila banyak pihak menyangsikan, bahkan pemerintah dan BPS dituding memanipulasi data.

Tudingan itu bukan tidak berdasar. Selama ini, angka penduduk miskin cenderung dipengaruhi harga bahan-bahan pokok, terutama makanan. Kenaikan jumlah penduduk miskin dari 35,10 juta (2005) menjadi 39,30 juta (2006), terutama disebabkan kenaikan harga beras 33 persen (Bank Dunia, 2006).

Kondisi ini tidak banyak berubah pada kurun waktu Maret 2006 hingga Maret 2007, saat pencacahan data dilakukan. Dari catatan resmi BPS, harga makanan tercatat meningkat sekitar 14 persen (Maret 2006-Februari 2007). Sementara pada saat sama, laju inflasi umum sebesar 7,87 persen. Maka, dengan logika yang sama dengan tahun sebelumnya, angka kemiskinan penduduk seharusnya juga meningkat atau setidaknya tetap, pada kurun 2006-2007.

Begitu juga, pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen (Maret 2006-Maret 2007) tidak cukup dijadikan alasan berkurangnya jumlah penduduk miskin secara drastis. Bahkan seperti telah disinggung di atas, pada masa liberalisasi ekonomi Orde Baru (1987-1996), saat ekonomi tumbuh lebih dari 7 persen per tahun, penduduk miskin hanya bisa dikurangi 833.000 per tahun.

Begitu pula, kenaikan indeks nilai tukar petani (NTP) 9 persen, yang dijadikan alasan BPS sebagai penyebab berkurangnya kemiskinan, adalah tidak tepat. Sebab, angka ini lebih menggambarkan pendapatan petani besar dan distributor produk pertanian, bukan buruh tani.

Sementara itu, mayoritas penduduk miskin di Indonesia adalah mereka yang mengandalkan upah sebagai tenaga kerja kasar atau buruh tani. Hingga kini tidak ada indikator yang menunjukkan ada kenaikan dramatis upah tenaga kerja kasar atau buruh tani. Indikator yang ada, seperti meningkatnya jumlah pengangguran, belum bergeliatnya sektor riil, dan kian bertambahnya masa tunggu sebelum bekerja, menunjukkan kondisi sebaliknya: semakin berkurangnya harapan penduduk miskin untuk mendapatkan penghasilan tetap.

Alhasil, penjelasan paling memadai dari penurunan jumlah penduduk miskin selama 2006-2007 adalah adanya program Bantuan Langsung Tunai (BLT) pemerintah. Dalam pernyataannya di media, Deputi Kepala Bidang Sosial BPS Arizal Anhaf mengakui, program BLT adalah alasan utama penurunan jumlah penduduk miskin (Kompas, 3/7/2007).

Terorisme statistik

Sekilas, alasan ini bisa diterima mengingat dana BLT adalah bagi konsumsi masyarakat miskin. Dan dalam mengukur kemiskinan, BPS menggunakan arus konsumsi sebagai tolak ukur bukan arus income. Akibatnya, peningkatan income penduduk miskin bisa saja terobservasi.

Pengukuran tingkat pendapatan melalui konsumsi beralasan dan jamak dilakukan dalam kajian empiris ekonomi. Namun, peningkatan konsumsi yang begitu besar dari masyarakat miskin—melebihi angka 9,7 persen peningkatan angka garis kemiskinan—dalam kurun waktu satu tahun, terkesan sedikit tidak realistis.

Alasannya, tidak seperti fluktuasi pendapatan yang bisa bersifat drastis, perubahan konsumsi jarang terjadi secara dramatis. Tingkat konsumsi bisa berubah drastis hanya dalam jangka panjang. Keluarga yang menjadi basis pengukuran konsumsi (bukan individu) cenderung melakukan penghalusan dan asuransi konsumsi (consumption smoothing dan consumption insurance) dalam jangka pendek untuk berjaga, terutama dalam kondisi perekonomian yang belum stabil dan menjanjikan, keberlajutan arus pendapatan.

Sikap rasional keluarga dan individu dalam hal konsumsi telah dibuktikan ada dan terjadi di Indonesia oleh berbagai penelitian mutakhir (misalnya, Thomas, Beegle dan Frankenberg 2000, atau Jacob 2006). Berbagai penelitian ini pada dasarnya menunjukkan, perubahan tingkat konsumsi keluarga lebih dipengaruhi oleh pendapatan dalam jangka panjang (permanent income). Dengan kata lain, perubahan tingkat konsumsi lebih dipengaruhi arus pendapatan tetap yang berkelanjutan (semisal tingkat upah), bukan peningkatan sesaat seperti dana tunai yang didapat dari program BLT.
Pesan dari ulasan ini adalah kita jangan mudah terprovokasi oleh orang yang telah membuat terorisme statistik kemiskinan di Negara kita. Masyarakat dan para pengambil keputusan perlu hati-hati dalam menginterpretasi penurunan angka kemiskinan penduduk. Sebab, mengutip Darrell Huff di atas, statistik dan angka, meski bersifat amat persuasif, sebenarnya juga seni yang bisa bersifat manipulatif, terlepas dari realitas sebenarnya. [M Ikhsan Modjo Pengajar Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga; Kompas; Selasa, 17 Juli 2007]

Lowongan Pekerjaan: 01 Januari 2014 – 01 Maret 2014



Lowongan Pekerjaan: 01 Januari 2014 – 01 Maret 2014

1.  Marketing
2.  Telemarketing
3.  Desk Collection
4.  Call Center
5.  Account Officer
6.  Funding Officer
7.  Customer Service
8.  Teller
9.  Personnal Banker Officer
10.   Administrasi
11.   BI Checking
12.   Field Collector
13.   Back Office
14.   Credit Marketing Officer
15.   Driver
16.   Security
17.   Dan lain-lain

Kualifikasi :
1.
 Pria/Wanita, Usia 19-36 Tahun
2. Pendidikan
Minimal. SMU yang telah memiliki pengalaman kerja
3. Tinggi badan minimal wanita 156 Cm dan 166 Cm
untuk pria, berat badan proporsional
4. Very Good looking
5. Komunikatif & Bisa Berbahasa Inggris aktif Minimal Pasif
6. Memiliki Pengalaman Kerja dibidang yang sama
7. Diutamakan memiliki Kendaraan bermotor & memiliki SIM minimal Motor & memilik SIM C

Benefit :
1. Gaji pokok
Rp 2.800.000 - Rp. 3.300.000,-
2.
Tunjangan-tunjangan
3. Upah Lembur & THR
4. Komisi
5. Bonus
5. Askes
6. Jamsostek
7. Tidak ada potong Gaji, tidak ada penahanan Ijazah & Tidak ada Penalty.
Kirim CV via email ke:
diantns@gmail.com
Kirimkan Surat Lamaran Kerja & CV lengkap ke:
HRD Rekruitment PT.PERMATA INDONESIA
(Up. Ibu Diant)
Gedung Permata Indonesia
Jl. Raya Kebayoran Lama No. 226 Lantai 3
Pasar Kebayoran Lama
Patokan depan halte SMP 48 sebelah dealer Yamaha
Motor
, Jakarta 12220,
Website: www.permataindonesia.com
HEAD OFFICE
Jakarta
Jl.Raya Kebayoran Lama No.225
Phone. 021 726 5362
Fax. 021 727 86574
human.capital@permataindonesia.com
Bandung
Jl.Raya Buahbatu No.232 B
Phone. 022 730 4533
Fax. 022 730 6311
janni.muliawati@permataindonesia.com
Semarang
Jl.Pleburan Barat No.7 D
Phone. 024 845 6279
Fax. 024 845 6278
veronica@permataindonesia.com
Surabaya
Jl.Kayoon No.26 E-F , Surabaya
Phone. 031 548 1970
Fax. 031 546 7541
gideon.lim@permataindonesia.com
Bali
Kompleks Pertokoan Sudirman Agung C-49
Phone / Fax . 0361 241 687
sugianto@permataindonesia.com
Makasar
Ruko Zambrud 2 Blok K-24
Jl.Adhyaksa Baru Panakukang , Makasar 90132
Phone / Fax. 0411 425 024
julia.trisna@permataindonesia.com
Medan
Gd.Permata Indonesia
Jl.Sikambing No.4C
Jl.Simpang Adam Malik
Medan
Phone. 061 - 453367
vera.nirbhayanti@permataindonesia.com

Kamis, 02 Januari 2014

INFO KTA PAYROLL BANK MANDIRI, THN 2014

INFO KTA PAYROLL BANK MANDIRI, THN 2014

Anda seorang karyawan tetap yang Bekerja & Domisili didaerah Jabodetabekka, telah bekerja sbg Karyawan Tetap pd Perusahaan Tbk, PNS, BUMN ataupun Perusahaan Asing yg terdaftar di Bursa Efek Jakarta minimal sudah 1 tahun diangkat menjadi Karyawan Tetap, Penggajian ditransfer melalui Payroll Bank Mandiri, Penghasilan Bersih 2,5Juta, Usia 21-55Thn, membutuhkan modal untuk keperluan renovasi rumah, pendidikan anak dll, segera ajukan Kredit Tanpa Agunan Payroll Mandiri, Minimal Pinjaman : Rp5 juta s/d Rp200 juta, bunga : 0.98%/bulan, Maksimal Tenor : 5 tahun, Proses Maksimal : 8 hari kerja, adapun syarat pengajuan KTA Payroll Mandiri Untuk Karyawan Tetap yaitu :
1. Fotocopy KTP yang jelas dan masih berlaku (diperbesar 200%)
2. Fotocopy ID Card Karyawan
/Surat Keterangan Karyawan Tetap & Slip Gaji Yang Asli Carbonnized /Surat Keterangan Penghasilan
3. Fotocopy
Buku Tabungan Payroll Bank Mandiri, Printout Rekening 3Bulan Terakhir
4. Fotocopy NPWP Pribadi
5. Materai Rp6.000 (3 lembar)
6. Foto Warna 4x6 (1 lembar)
7. Copy Kartu Kredit Bagian Depan & Billing Tagihan 1Bulan Terakhir sebagai Nilai tambah untuk disetujui serta pemakaian tdk lbh dr 75%.
8. Memiliki SID & AKKI yang baik di Bank Indonesia.
Untuk Informasi Pengajuan KTA Payroll Mandiri Hubungi :
Silahkan isi Biodata Diri Anda dibawah ini dengan lengkap diketik Komputer jangan ditulis Tangan:
Berikut biodata saya :

• DATA PRIBADI ANDA

• Nama Lengkap Sesuai KTP *

• Tempat Lahir *
• Tanggal Lahir *

• Status Pernikahan*
Menikah

• Email *
• Pendidikan terakhir *
SMU/Diploma/S1/S2/S3
• Agama *
Islam/Kristen/Katolik/Budha/Hindu

• Alamat Lengkap Rumah Sesuai KTP *
Rt & Rw
Kelurahan
Kecamatan
Kode Pos
• Alamat Rumah Sekarang *

Rt & Rw
Kelurahan
Kecamatan
Kode Pos
• Status Rumah *
Lama menempati rumah:
• Jumlah tanggungan *

• Nama Ibu kandung sebelum menikah *
• Dalam Keadaan Darurat (Wajib diisi)
Nama keluarga dekat tidak serumah yang bisa dihubungi

• Nama Lengkap *

• Alamat lengkap *
Rt & Rw
Kelurahan
Kecamatan
Kode Pos
• Telepon Rumah

• Telepon HP *
• Telepon Kantor
• Hubungan Keluarga *
Orangtua/Kakak-Adik/Paman atau Bibi/Sepupu/Anak

DATA PEKERJAAN ANDA (Wajib diisi)
• Nomor Peserta Wajib Pajak (NPWP) *
• No Kartu Peserta Jamsostek/Taspen*
• Jenis Pekerjaan *
Pegawai Swasta
• Status Pekerjaan *
Karyawan Tetap/Kontrak
• Jumlah Karyawan *
- < 5Orang/ 5 sd 50 Orang Karyawan /50-100 Orang Karyawan/ 100 sd 150 Orang Karyawan/
> 150 Orang Karyawan
• Nama Perusahaan *
• Bidang Usaha *
• Alamat Lengkap Perusahaan *
• Telp Kantor *
• Ext Jika ada
• Departemen*
• Jabatan *
• Lama bekerja *
• Penghasilan kotor perbulan *

• Penghasilan Bersih Perbulan Yang Ditransfer VIA Bank
Nama Atasan Langsung*
No. Hp Atasan*
No Tlp Kantor Atasan*
• INFORMASI PENCAIRAN DANA
Dana pinjaman akan dicairkan/ditransfer kepada rekening saya

• Rekening Bank Payroll atau Rekening Tabungan Bisnis/ Atas Nama *

• Nomor Rekening Bank Payroll atau Rekening Tabungan Bisnis *
• Cabang & Kota *
• PINJAMAN YANG DIAJUKAN (Maksimal Pengajuan 3-6x Gaji Bersih Yang itransfer VIA Bank/Limit Kartu Kredit) *
• Jangka waktu pinjaman *
- 1Tahun/2Tahun/3Tahun
• Tujuan Pinjaman *
Pembelian Barang/Renovasi Rumah/Pendidikan/Liburan/Biaya Rumah Sakit/Pernikahan/Dan lain-lain
Dikirim Biodata diatas & semua Persyaratan Dokumen Anda kealamat email saya di: mohamadabduh.29@gmail.com & mohamadabduh.30@gmail.com
setelah itu kirimkan SMS Konfirmasi dengan Format Sebagai berikut:
Format SMS Pertanyaan KTA:
Nama Debitur (Spasi), Pekerjaan (Spasi), Penghasilan Bersih (Spasi), Plafond Pinjaman (Spasi), Jangka waktu yang diambil (Spasi), Alamat lengkap kantor (Spasi), Alamat lengkap rumah anda (Spasi), No.HP GSM yang bisa di hubungi (Spasi), No.Telepon Kantor (Spasi),No.Telepon Rumah (Spasi), Pertanyaan Yang mau ditanyakan, Lalu dikirim ke: 02191359593.
Contact Person di No.HP,
Abduh, Supervisor KTA Bank Mandiri: 02191359593,
087878732159(Tlp/SMS), AREA JABODETABEK ONLY
Alamat Kantor: Consumer Loan Business Division Mandiri Bank
Gd.Plaza Bapindo (Menara Mandiri) Lantai 03,
Jl.Jenderal Sudirman Kavling 54-55 Jakarta Selatan.
http://www.xtradanatunaibankmandirioke.blogspot.com
http://www.solusikreditcerdas.blogspot.com